Tags

, ,

:hi:
Masih belum keluar hasilnya online :nervous: , masih stuck di depan komputer, belum bisa kemana-mana. Lulus ngga ya, baca di twitter, orang-orang udah ada yang dapat hasilnya. Ini cuman filler post aja, dari 3 hari yang lalu, nungguin dag dig dug der, lama bener. Bali baru aja tadi ngerasain gempa 2 kali yang berpusat di Malang, berkekuatan 5,8 skala Richter. Readers, mohon kalau ada gempa seperti tadi (bagi yang merasakan) atau sebagai hemat saya, berlindunglah di luar gedung, dan jangan membawa semua barang, karena akan ribet turun tangganya atau keluar gedung/rumah.

Tangga juga bisa menjadi hambatan, apalagi tangga yang berliku-liku T_T

kok jadi ngomongin gempa bumi. Oh ya gempa bumi itu bahasa Esperanto nya ‘tertremo’ (semua kata benda di Bahasa Esperanto diakhiri dengan akhiran -o, sedangkan semua kata sifat diakhiri dengan -a, all adverbs diakhiri dengan -e) :zzz: . OK

Benernya ada satu lagi istilah gempa bumi di Eo yaitu ‘seismo’, kata ini lebih sering dipakai di tulisan resmi, ilmiah, dan semacamnya. Sehari-hari (mudah2an ngga gempa tiap hari ya :doh: ), maksudnya dalam percakapan biasa, kita menggunakan kata yang pertama disebutkan tadi.

UPDATE:

LULUS :hat: , nilai?? :worried: O.o